Journey to motherhood 5

Dari konsul terakhir sm dr.Ivan, aku disuruh coba alami selama 6 bulan, karena biasanya setelah laparoskopi banyak pasangan yang bisa  hamil alami. Masuk bulan 6 pasca laparoskopi, aku konsul lagi ke dr.ivan, dia coba kasih obat tapi pake dosis yang kecil. Aku coba obat ini sampe 2 siklus. Aku balik lagi ke dr.Ivan n diputusin untuk coba insem. Ga disangka2 ternyata hasilnya + whuih senengnyaaa, si bebib sampe nyuruh aku tetspack tiap hari saking ga percayanya waakakakk

Masuk minggu ke 7 kehamilan, waktunya aku untuk usg + cek detak jantung. Waktu di USG, muka dr.ivan yang tadinya cerah tiba2 langsung berubah. Selesai USG, di meja konsul dia jelasin klo ternyata si baby ga tumbuh di tempat yang seharusnya, bukannya tumbuh di rahim si baby justru tumbuh di saluran tuba kananku. Parahnya tuba kananku pecah karena pertumbuhan si baby n terjadi perdarahan di dalam. Dari situ aku ga boleh pulang lagi, harus langsung rawat inap n dijadwalin laparoskopi besok paginya😦 terpukul? Pastinya! But it doesn’t make me stop.

2 bulan pasca laparoskopi kedua, aku coba IVF. Setelah serangkaian tes untuk persiapan IVF, hasilnya keluar n dr.Ivan bilang that I’m good to go🙂 (lebih lengkapnya untuk yg pengen tau proses IVF nanti bisa diliat di post selanjutnya yaa😉 ) Hasil dari IVF ini aku dinyatakan berhasil n positif hamil. Tapi di minggu kelima aku flek. Karena panik, aku telp dr.ivan n disuruh secepatnya ketemu beliau. Setelah ketemu dr.ivan bilang klo kemungkinan keguguran bakal terjadi dalam seminggu n ga ada yang bisa dilakukan karena dari hasil tes BHCG terakhir angkanya ud jauh menurun😦 menurut beliau ini disebut seleksi alam, kemungkinan karena kromosom embrio yang ditanamkan kurang baik.

Pasca IVF aku kontrol ke dr.Ivan, dia saranin untuk santai2 dulu, coba rileks siapa tau bisa hamil alami n aku ga dikasih obat apa2. Inilah yang bikin aku sm bebib ngerasa klik banget sama dokter ini, dia selalu optimis n supportive, ga dikit2 ngasih obat, ga banyak pantangan, n yang paling penting tiap pasien treatmentnya beda tergantung dari masalahnya masing2.

Eniwei, sekian dulu yaa, cerita2 soal program babynya, berhubung sekarang lagi disuruh santai2 dulu sama si dokter hehehe

Tulisan ini dimaksudkan supaya teman2 yang punya problem sama bisa dapat tambahan informasi dari pengalaman aku sendiri dimana sampe saat ini aku juga masih berusaha, “Sharing is Good” looh😉

8 thoughts on “Journey to motherhood 5

  1. Dear mba cicynurmukti, aku mau sharring donk, aku juga udah lama blm d ksh baby dlm rumah tanggaku, sediiiih banget, aku udah cb kemana2, dari inseminasi d dokter sampe ke alternatif tp blm ada yg berhasil, rasanya udah hopeless banget…aku skrng malah lagi berobat di pak sobri, baca2 di blog katanya banyak yg berhasil, mudah2an kali ini berhasil ya..cemangattt…

  2. Hi mbak cicynurmukti,

    Lagi browsing2 ttg LO eh nemu blog ini, dengan dokter yang sama pula.. Lgsg deh ngerasa senasib sepenanggungan *halah, lebai*… Anyway, thanks for sharing Mbak, sangat membantu bwt yg lg cari2 info kyk aku gini…🙂

    • oia, dokter kita sama yaa, welcome to the club then😉 hahaha banyak ko yg senasib sepenanggungan *nyari temen…
      thx juga ud mampir ke blog aku ya. Nnt klo ketemu di BIC rumpi2 kita😛

  3. Hai mbak cicynurmukti.. saya juga babyprogram di sam marie.. sedang menjalani terst torch..mau tanya alamat pak sobari d bogor mbak..terimakasih ya

    • hi mbak lidya. Klo pak sobri di cilitan mba.
      Klo H.Juanda yang khusus pengobatan torch di bogor, alamatnya H.Juanda di jl.Sutiragen IX No.6 Perum Indraprasta 1 Bogor, telp(0251)8341094

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s